Selasa, 30 Desember 2008

Tuhan, Mengapa Engkau Tidak Menolong Mereka ?

Pada pagi hari tanggal 29 Desember 2008 terdengar berita bahwa jet-jet tempur Israel kembali menghujani dengan puluhan misil ke permukiman penduduk Palestina di seantero jalur Gaza. Akibat serangan mendadak itu 195 orang dilaporkan tewas dan 310 lainnya luka-luka. Tidak henti-hentinya warga Palestina menderita akibat ulah Israel. Bahkan penderitaan warga Palestina ini sudah dimulai sejak 60 (enam puluh ) tahun silam dan sudah ribuan warga Palestina tewas dibunuh oleh Israel sejak Israel menduduki tanah Palestina sejak tahun 1948. Mengapa warga Palestina mesti menderita begitu lama ? Enam puluh tahun itu bukanlah waktu yang pendek. Tuhan, kepada siapakah Engkau berpihak ? Mengapa do’a warga Palestina yang sangat menderita ini tidak Engkau kabulkan ? Bahkan do’a untuk kemenangan bangsa Palestina telah disampaikan dan dikumandangkan oleh umat Islam di seluruh dunia. Mengapa do’a yang panjang ini seakan-akan tidak Engkau dengar ? Sedangkan Engkau telah berjanji dalam firman-Mu ” Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman.” [QS Ar Ruum (30) ayat 47]. Dan ”Sebagai janji yang sebenarnya dari Allah. Allah tidak akan menyalahi janji-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” [QS Ar Ruum (30) ayat 6].

Apabila Allah tidak menolong bangsa Palestina, apakah ada yang yang salah, yang dilakukan oleh bangsa Palestina ? Perlu introspeksi total secara tulus dan berani. Hanya orang-orang yang beriman yang wajib ditolong oleh Allah. Siapakah orang yang beriman itu ?
Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal, (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka.” [QS Al Anfaal (8) ayat 2-3]

Agar kita mendapat pertolongan dari Allah disamping persyaratan iman, kita wajib menolong Allah, sebagaimana yang disampaikan Allah dalam Al Qur’an.
”Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” [QS Muhammad (47) ayat 7]. Menolong Allah dalam ayat ini menurut Departmen Agama diterjemahkan menolong agama Allah. Menolong Allah itu seyogyanya diterjemahkan ”melaksanakan sunatullah” atau menerapkan ilmu Allah. Seandainya engkau di dalam kamar yang terkunci dari dalam dan engkau meminta tolong kepada Allah untuk keluar dari kamar. Walaupun engkau berdoa dalam hati dua hari dua malam, pasti engkau tidak akan keluar dari kamar. Tetapi kalau engkau melaksanakan ilmu Allah dengan berteriak minta tolong atau berjalan mendekati pintu dan membuka pintu dengan kunci, maka engkau akan keluar dari kamar. Dengan demikian menolong Allah itu berarti menggunakan segala daya upaya baik tenaga dan pikiraan untuk menyelesaikan persoalan dan Allah akan menolongnya dan meneguhkannya. Kembali kepada bangsa Palestina, berimanlah kepada Allah sebenar-benarnya dan gunakanlah segala daya upaya baik tenaga dan pikiran. Dan bagi umat Islam seluruh dunia khususnya umat Islam di Timur Tengah bantulah bangsa Palestina karena kita telah diperintahkan oleh Allah untuk saling tolong menolong dalam hal kebajikan dan ketaqwaan.Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.”[QS Al Maa’idah (5) ayat 2]
Semoga Allah segera menolong bangsa Palestina dari segala penderitaan dan kembali kepada tanah tumpah darahnya.
Wa llahu ’alam bish shawab.



1 komentar:

Tricahyo Abadi mengatakan...

"Semoga Allah segera menolong bangsa Palestina dari segala penderitaan dan kembali kepada tanah tumpah darahnya."

Bukankah baru saja Mas dan saya menyadari bahwa:

"Seandainya engkau di dalam kamar yang terkunci dari dalam dan engkau meminta tolong kepada Allah untuk keluar dari kamar. Walaupun engkau berdoa dalam hati dua hari dua malam, pasti engkau tidak akan keluar dari kamar."

Ini persis ketika teman saya SMS ke saya utk mengirimkan 10 SMS doa ke teman lain untuk mendoakan Palestina. Saya katakan: kita ini sudah bodoh, jangan ditambah dgn perbuatan konyol. Kalo membantu yang riil saja - jihad perang, kirim makanan dll (lalu saya katakan alasan persis seperti di atas).

Ada keambiguan di sini. Dan saya selalu memikirkan itu.

Misalnya: Katanya berdoalah pasti kukabulkan, tetapi kadang kita mengajukan alasan di atas (ngga bisa keluar kamar kalo doa saja wekekewkeeke).